Arsenal harus menerima kenyataan pahit gagal menjadi juara Liga Champions 2025/2026. The Gunners kalah dari PSG dengan skor 3-4 pada babak adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit di Puskas Arena, Budapest.
Laga berlangsung ketat dan penuh tensi sejak menit awal. Arsenal sempat unggul lebih dulu, tetapi PSG mampu memaksakan pertandingan berlanjut hingga babak adu penalti.
Di tengah drama tersebut, Gabriel Magalhaes menjadi sosok yang paling terpukul. Bek asal Brasil itu gagal menuntaskan tugas sebagai eksekutor terakhir Arsenal dan membuat trofi Liga Champions jatuh ke tangan PSG.
Momen emosional Gabriel setelah kegagalan itu menjadi salah satu gambaran paling menyentuh dari final musim ini. Air mata sang bek menunjukkan betapa besar harapan Arsenal untuk mengakhiri penantian panjang mereka di kompetisi paling elite Eropa.
Babak adu penalti berjalan dalam tekanan tinggi bagi kedua tim. Arsenal sempat kehilangan momentum setelah Eberechi Eze gagal mencetak gol dari titik putih.
PSG kemudian mampu menjaga keunggulan hingga tendangan terakhir. Saat skor berada dalam posisi yang menentukan, Gabriel maju sebagai penendang kelima Arsenal dengan harapan menjaga peluang timnya tetap hidup.
Namun, tendangan pemain berusia 28 tahun tersebut justru melambung di atas mistar gawang. Kegagalan itu langsung memastikan kemenangan PSG dengan skor 4-3 pada babak adu penalti.
Tak lama setelah momen tersebut, Gabriel terlihat menangis di lapangan. Bek yang sepanjang musim menjadi pilar penting lini belakang Arsenal itu tampak tidak mampu menyembunyikan kekecewaannya.
Ketika para pemain PSG berlari merayakan gelar Liga Champions kedua secara beruntun, para pemain Arsenal justru bergerak mendekati Gabriel. Mereka berusaha menghibur rekan setim yang sedang larut dalam kesedihan.
Salah satu sosok pertama yang memberikan dukungan adalah kapten PSG, Marquinhos. Rekan Gabriel di Timnas Brasil itu terlihat menghampiri dan mencoba menenangkan sang bek setelah kegagalan penalti tersebut.
Pemain dan staf Arsenal juga bergantian memberikan pelukan serta tepukan di punggung Gabriel. Mikel Arteta turut memberikan dukungan kepada para pemainnya yang terpukul akibat hasil akhir pertandingan.
Setelah laga usai, Gabriel terlihat mengangkat kedua tangannya ke arah suporter Arsenal yang memenuhi tribun stadion. Gestur tersebut seolah menjadi permintaan maaf atas kegagalan yang terjadi.





Tempat Menonton Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026, 27 Juni 2026
Tempat Menonton Cape Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026, 27 Juni 2026
Hasil Senegal vs Irak: Pesta 5 Gol, Singa Teranga Buka Pintu ke 32 Besar